Oleh: gragecirebon | 4-Oktober-2009

Gempa Sumatera SUDAH DIRAMALKAN!

Ca, weru beli, isun ana info menarik. Gempa ning Sumatera sebnare wis ana sing ngramal. Namun, berhubung sing ngaraml itu ilmuwan serangga , informasinya dianggap sepele , penegn weeru beli? Baca Bae Ning Kene.

mudik1_kendariposPagi-pagi mendengar berita editorial Metro TV memang sudah jadi kebiasaan. Pagi ini (25/9/2009) saya agak telat. Tapi nampaknya sedang membincangkan korban mudik yang tahun ini dilaporkan meningkat. Dari banyaknya komentator Editorial Metro TV, ada satu yang menarik dan agak menyentak. Komentar kritis dan kritik itu disampaikan oleh Pak Sunoto, dari Cirebon. Kebetulan saya tahu siapa Sunoto karena ia kalau tak salah nikah dengan teman SMA saya di Cirebon. Komentarnya yang baru saja saya distribusikan via Twitter @montonx kira-kira sebagai berikut.

“Jumlah korban mudik itu 10 kali lebih besar dari korban Bom Marriot, tapi kapan Presiden menitikkan airmata untuk korban-korban ini? Apa negara salah urus atau belum diurus”. Baca Lanjutannya…

Oleh: gragecirebon | 11-September-2009

Melongok Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Cirebon

masjidsangciptarasaDLMJakarta -Kota Cirebon sudah sejak lama dikenal sebagai Kota Wali. Sebutan itu tidak bisa dilepaskan, karena Cirebon dirintis oleh salah seorang dari Wali Songo yaitu Sunan Gunung Jati.

Untuk memudahkan penyebaran agama Islam, para wali mendirikan masjid bagi masyarakat Cirebon. Masjid ini diberi nama Masjid Agung Sang Cipta Rasa, didirikan pada tahun 1498 M. ‘Sang’ artinya keagungan, ‘cipta’ artinya yang dibangun dan ‘rasa’ artinya digunakan. Baca Lanjutannya…

Oleh: gragecirebon | 11-September-2009

Kumandang Azan Pitu di Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon

Cirebon -Selain arsitektur bangunannya yang khas, bercorak arsitektur Hindu, Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon juga mempunyai keunikan tersendiri. Setiap hendak salat Jumat, 7 orang muazin akan mengumandangkan adzan secara bersamaan.

Kumandang suara azan oleh tujuh orang muazin dikenal dengan ‘Azan Pitu’. Tradisi Azan Pitu, telah dilakukan secara turun temurun sejak lima ratus tahun lalu. Dahulu, azan pitu dilantunkan setiap waktu salat, namun kini hanya dilakukan pada saat salat Jumat saja, pada azan pertama. Baca Lanjutannya…

Oleh: gragecirebon | 19-Agustus-2009

Pemandangan Cirebon Tempo Doeloe (Zaman Bengien)

Di Facebook, isun ketemu temen lawas. Adie di Edwin kang umae ning burie lapangans epak bola Gunung Sari. Aja diguleti ndi lapangane, sekien sih wis dadi Mal Grage. Tapi jalan Samiaje, uame si Iki masih ana. Nah di Facebook deweke ana foto2 Cirebon zaman purba. Edan ki boca ngumpulin foto sing endi, isun beli weru. Nah koleksie kupajang ning kene.

Bank Mandiri, cuma klalen Bank mandiri kang sing endi yah????

Bank Mandiri, cuma klalen Bank mandiri kang sing endi yah????

Gedung BAT, nampake masih tetep bae wujude sampe sekien. Mungkin mustie jadi gedung yang dilestarikan.

Gedung BAT, nampake masih tetep bae wujude sampe sekien. Mungkin mustie jadi gedung yang dilestarikan.

Hotel Cheribon

Hotel Cheribon

Karesidenan Cheribon

Karesidenan Cheribon

Jalan Kejaksaan, nampak masih lega

Jalan Kejaksaan, nampak masih lega

Gedung Korem Lawas, sekien wis dadi Mall

Gedung Korem Lawas, sekien wis dadi Mall

Pantai Pelabuhan Cheribon, cuma gak jelas ning sebelah endi yah?

Pantai Pelabuhan Cheribon, cuma gak jelas ning sebelah endi yah?

Masih daerah Pantai Cirebon

Masih daerah Pantai Cirebon

Parujakan, Stasiun Kereta

Parujakan, Stasiun Kereta

Parujakan, Stasiun Kereta

Parujakan, Stasiun Kereta

Jalan Pasuketan, pusat keramaian kota

Jalan Pasuketan, pusat keramaian kota

Pelabuhan Cirebon

Pelabuhan Cirebon

Gambar terakhir, aja pada ngakak ya ca. Bendera Cheribon kalo dipirit-pirit mirip bendera Manchester United hehehehe….

bendera Cheribon mirip logo Manchester United ???!!!

bendera Cheribon mirip logo Manchester United ???!!!

Tulisan Sebelumnya »

Kategori